Mouse komputer Pengertian, jenis, dan penggunaan

1.     Pengertian dan Fungsi Mouse Komputer

Mouse adalah hardwere yang dihubungkan dengan komputer yang fungsinya sebagai penggerak kursor yang memberikan sebuah perintah masukan atau input pada sistem windows. Perangkat ini dinamakan mouse karena memang bentuk dan design nya menyerupai sebuah tikus, dan kabel yang terhubung dengan komputer juga menyerupai seperti ekor tikus. Sebagai bahan referensi, komputer yang pertama kali dijual dengan satu paket mouse ialah komputer Xerox Star yang diluncurkan pada tahun 1981.

Meski pada saat sekarang ini perangkat keras (hardware) mouse sudah banyak digantikan dengan touchpad dan touchscreen, namun mouse tetap diminati oleh para pengguna sebagai kursor karena dengan mouse mudah digunakan, tidak ribet.

Dalam tutorial kali ini Sanjaya Net Komputer akan memberikan sedikit fungsi utama dari mouse, berikut ini fungsi-fungsinya sebagai berikut :
Pengertian dan Fungsi Mouse Komputer


  1. Menginput dan memasukan perintah pada komputer.
  2. Digunakan sebagai penggerak pointer atau kursor ke layar komputer
  3. Digunakan untuk beberapa kegiatan seperti : double klik, drag, klik, geser, drag drop dan klik kanan
  4. Digunakan untuk memperbesar dan memperkecil tampilan layar
  5. Digunakan untuk melakukan scrolling pada layar dengan menggunakan roda scroll tengan pada mouse
  6. Mendeteksi beberapa gerakan 2D atau 3D secara relatif ke posisinya
  7. Mengaktifkan tombol suatu perintah dan melakukan sebuah eksekusi pada sebuah aplikasi
  8. Digunakan untuk pengaturan  dan perbesar tampilan sebuah objek


2.     Komponen Mouse Komputer dan Cara Kerjanya


Mouse komputer berteknologi bola (track ball), kini sudah tergantikan dengan optik. Mouse optik memiliki kamera beresolusi rendah yang dapat menangkap sekitar 1500 – 6000 gambar permukaan di bawahnya. Dengan kemampuan analisanya, mouse dapat menghitung posisi, kecepatan, dan pergerakannya.

Dari perangkat yang sering kita gunakan bersama dengan komputer tersebut, terdapat beberapa komponen yang bekerja di dalamnya. Mau tahu bagaimana cara kerja mouse optik yang sering kita gunakan tersebut?

Berikut paparannya :

·         Tampilan mouse dari atas dan bawah.


tampak atas mouse komputer



tampak atas

tampak bawah mouse komputer

 tampak bawah


·         Dengan membuka penutup atas, kita akan mengetahui bagaimana isi di dalam mouse yang penuh dengan komponen elektronik.

isi di dalam mouse


·         Penutup plastik transparan digunakan untuk merefleksikan dan memusatkan sinar yang dipancarkan di bawah kamera.
Penutup plastik transparan digunakan untuk merefleksikan dan memusatkan sinar yang dipancarkan di bawah kamera.

·         Lensa yang berbentuk khusus ini dirancang untuk memantulkan cahaya LED ke permukaan.


lensa mouse komputer

·         Lampu LED berguna untuk menerangi bagian permukaan yang akan memantul kembali ke kamera ketika ingin mendapatkan gambar yang jelas dari permukaan bawah mouse.
lampu led mouse komputer

·         Terminal IC ini adalah sebuah sensor mouse optik yang bekerja dengan teknologi navigasi optik. Gunanya untuk mengukur perubahan posisi berdasarkan perolehan gambar permukaan yang akan menentukan arah dan jarak gerakan.

Terminal IC Mouse Komputer


·         IC di atas berisi Sistem Image Acquisition (IAS), Digital Signal Processor (DSP) dan dua port kabel serial. IAS mengambil gambar dari permukaan yang kemudian diproses oleh DSP. Koordinat yang dihasilkan terus disimpan dan dapat diekstraksi menggunakan format serial antarmuka.



·         Terdapat IC lainnya (A2611D) yang berfungsi untuk menerima input dari Sensor Optical Mouse melalui protokol I2C, membawa input dari kiri-kanan-tengah mouse untuk dikirimkan ke PC, sebagai regulator tegangan, dan bekerja sebagai USB tranceiver yang dapat mengirim dan menerima data dari USB.


·         Ketika kita memutar roda mouse, potensiometer yang terpasang pada roda seperti gambar di bawah juga berputar, sehingga menghasilkan tegangan output yang berbeda. Potensiometer bekerja sebagai sensor dan sinyal output di mana variabel tegangan setelah pengolahan akan diberikan ke PC.


trackball mouse komputer

·         Struktur di dalam potensiometer yang dipasangkan pada roda mouse.


·         Tombol merah seperti ditunjukkan di bawah adalah klik tengah dari mouse.

·         Inilah bagian dalam komponen bertombol merah tadi. Ketika tombol di klik, dibawahnya terdapat plat logam fleksibel yang akan mendeteksi klik dari mouse.






 3. Cara Kerja Mouse Komputer


Ketika mouse terhubung dengan komputer, lampu LED merah mulai bersinar. Cahayanya fokus pada permukaan bawah mouse dengan lebih dulu melewati lensa tipe khusus (HDNS-2100). Cahaya LED terpantul kembali ke kamera yang terintegrasi dengan Sensor Optical Mouse. Kamera mengambil gambar dari permukaan dengan frekuensi di kisaran 1500 - 6000 gambar per detik untuk menghitung posisi mouse. Gambar-gambar ini diproses oleh Processor Digital Signal dan hasil koordinatnya dikirim ke IC A2611D melalui transmisi data serial.

Kemudian, IC (A2611D) lainnya akan mengambil input serial dari sensor gambar dan tombol mouse, yang seterusnya dikonversi ke protokol USB dan mengirimkannya ke PC. Driver dari mouse yang terpasang pada komputer menerima koordinat dan menghasilkan gerakan kursor yang sesuai.


4.     Pemasangan mouse 


Cara pemasangan mouse, untuk ujung kabel mouse berwarna hijau
 di pasang pada port ps/2 tepat disamping port ps/2 keyboard.yang berwarna ungu.


5.    Macam macam mouse



  • Mouse Mekanik : Perusahaan Jerman Telefunken diterbitkan pada mouse bola awal mereka pada tanggal 2 Oktober 1968. tikus Telefunken yang dijual sebagai peralatan opsional untuk sistem komputer mereka. Bill English , pembangun mouse asli Engelbart, menciptakan tikus bola pada tahun 1972 sementara bekerja untuk Xerox PARC. Mouse bola menggantikan roda eksternal dengan bola tunggal yang bisa memutar ke segala arah. Itu datang sebagai bagian dari paket hardware dari Xerox Alto komputer. Perpendicular roda helipkoter ditempatkan di dalam tubuh tikus cincang berkas cahaya dalam perjalanan ke sensor cahaya, sehingga pada gilirannya mereka mendeteksi gerakan bola. Ini varian dari mouse terbalik menyerupai trackball dan menjadi bentuk dominan digunakan dengan komputer pribadi sepanjang tahun 1980 dan 1990-an. Kelompok Xerox PARC juga menetap di teknik modern menggunakan kedua tangan untuk mengetik pada keyboard ukuran penuh dan meraih mouse bila diperlukan. Mouse mekanik, ditunjukkan dengan penutup atas dihapus. Roda gulir berwarna abu-abu, di sebelah kanan bola. Mouse bola memiliki dua rol bebas berputar. Mereka terletak 90 derajat. Satu rol mendeteksi gerakan maju mundur dari mouse dan lain gerakan kiri-kanan. Seberang dua rol adalah yang ketiga (putih, di foto, di 45 derajat) yang merupakan pegas untuk mendorong bola terhadap yang lain dua rol. Setiap roller pada poros yang sama sebagai encoder roda yang telah ditempatkan tepi, slot mengganggu sinar cahaya inframerah untuk menghasilkan pulsa listrik yang mewakili gerakan roda. Disc setiap roda, bagaimanapun, memiliki sepasang berkas cahaya, yang terletak sehingga sinar diberikan menjadi terganggu, atau lagi mulai lulus cahaya dengan bebas, ketika balok lainnya dari pasangan adalah tentang setengah jalan antara perubahan. Simple sirkuit logika menafsirkan waktu relatif untuk menunjukkan arah mana roda berputar. Ini rotary encoder inkremental skema kadang-kadang disebut quadrature encoding rotasi roda, sebagai dua sensor sinyal menghasilkan optik yang berada di sekitar fase quadratue . Mouse mengirimkan sinyal ini ke sistem komputer melalui kabel mouse, langsung sebagai sinyal logika pada tikus sangat tua seperti tikus Xerox, dan melalui data-format IC pada tikus modern. Perangkat lunak driver dalam sistem mengubah sinyal ke dalam gerakan kursor mouse di sepanjang sumbu X dan Y pada layar komputer.
  • Optik dan laser Mouse : Mouse optik menggunakan satu atau lebih dioda pemancar cahaya (LED) dan array pencitraan foto dioda untuk mendeteksi gerakan relatif terhadap permukaan yang mendasari, daripada bagian yang bergerak intern seperti halnya mouse mekanik. Sebuah mouse laser mouse optik yang menggunakan koheren (laser) cahaya. Tikus optik awal terdeteksi gerakan pada permukaan mousepad pra-cetak, sedangkan mouse optik modern bekerja pada permukaan yang paling buram, biasanya tidak dapat mendeteksi gerakan pada permukaan specular seperti kaca. Dioda laser juga digunakan untuk resolusi dan presisi yang lebih baik. Bertenaga baterai, mouse optik nirkabel berkedip LED sebentar-sebentar untuk menghemat daya, dan hanya bersinar terus ketika gerakan terdeteksi.
  • Mouse Inertial dan gyroscopic : Sering disebut "tikus udara" karena mereka tidak memerlukan permukaan untuk beroperasi, tikus inersia menggunakan garpu tala atau lainnya accelerometer (US Patent 4787051) , diterbitkan pada tahun 1988) untuk mendeteksi gerakan putar untuk setiap sumbu didukung. Model yang paling umum (diproduksi oleh Logitech dan Gyration) bekerja menggunakan 2 derajat kebebasan rotasi dan tidak sensitif terhadap terjemahan spasial. Pengguna hanya membutuhkan rotasi pergelangan tangan kecil untuk memindahkan kursor, mengurangi kelelahan pengguna atau " gorila lengan". Biasanya cordless, mereka sering memiliki tombol untuk menonaktifkan sirkuit gerakan antara penggunaan, yang memungkinkan kebebasan pengguna gerakan tanpa mempengaruhi posisi cursor. Sebuah paten untuk mouse inersia mengklaim bahwa tikus tersebut mengkonsumsi lebih sedikit daya dibandingkan tikus berbasis optik, dan menawarkan peningkatan sensitivitas, mengurangi berat badan dan meningkatkan kemudaan kegunaan . Dalam kombinasi dengan keyboard nirkabel mouse inersia dapat menawarkan pengaturan ergonomis alternatif yang tidak memerlukan permukaan kerja datar, berpotensi mengurangi beberapa jenis cedera gerakan berulang terkait dengan workstation postur.
  • Mouse WirelessTidak henti-hentinya jika kita terus berbicara masalah perkembangan teknologi. Pasalnya, teknologi tidak akan ada hentinya untuk terus dikembangkan. Semua hal itu sudah bisa dibuktikan dengan hadirnya banyak barang-barang elektronik yang sangat fantastis. Bila kita ambil contoh dari dunia komputer, salah satunya adalah mouse wireles. Sesuai namanya, mouse wireless tidak menggunakan kabel dalam penggunaannya melainkan menggunakan gelombang elektromegnetik sebagai sinyal yang digunakan untuk mengendalikan kurasor pada monitor. Mouse wireless sejatinya mirip dengan mouse-mouse kebanyakan, bahkan dalam penggunaannya pun tidak ada bedanya. Yang membedakan adalah media penghubungnya saja, yang biasanya menggunakan kabel, namun pada mouse wireless ini tidak.

Mouse tanpa kabel ini jelas memberikan pelayanan yang lebih bagi penggunanya jika dibandingkan dengan mouse berkabel. Jika Anda kurang percaya dengan pernyataan tersebut, maka sebaiknya Anda mengetahui fakta-fakta apa saja yang ada pada mouse wireless ini.

Berikut adalah 8 fakta menarik seputar mouse wireless.


1.     Tidak ada kabel, jadi lebih lapang

Pada teknologi yang digunakan pada mouse wireless ini memungkinkan penggunanya untuk menghubungkan mouse dengan komputer tanpa menggunakan kabel. Lebih tepatnya teknologi ini menggunakan 2 komponen tambahan yang diisyaratkan sebagai pemancar dan penerima, dengan demikian mouse bisa terhubung tanpa penggunaan kabel sama sekali. Jadi dengan mouse wireless maka tidak ada lagi kabel yang melilit-lilit di sekitar komputer PC atau Laptop anda. Dengan ini kita bisa merasa lebih lapang dan leluasa memainkan komputer tanpa harus terganggu oleh kabel yang melintang.


2.      Menggunakan teknologi Bluetooth, Infrared dan Radio Frequency (RF)


Pada umumnya mouse wireless menggunakan 3 jenis teknologi untuk dipakai sebagai pemancar dan penerima antara mouse dengan komputer. Ketiga teknologi tersebut tidak lain adalah Bluetooth, Infrared dan Radio Frequency. Untuk mousewireless yang masih menggunakan teknologi infrared sudah dianggap ketinggalan jaman. Karena kebanyakan mouse wireless yang sekarang lebih cenderung menggunakan teknologi bluetooth dan Radio Frequency yang memang dianggap lenih handal. Salah satu yang memperkuta hal tersebut adalah, teknologi Radio Frequency bisa menembus penghalang antara pemancar dan penerima, ini merupakan hal yang tidak bisa dilakukan oleh infrared.

3.     Ada pemancar dan penerima siyal

Agar mouse dapat saling terhubung dengan komputer, maka 2 komponen utama yang dapat bertindak sebagai pemancara dan juga penerima sinnyal. Biasanya salah satu komponen akan terhubung langsung pada komputer melalui port USB sedangkan untuk kompu\onen lainnya sudah terpasaang di dalam mouse.

4.     Optical atau Laser


Saat ini mouse wireless menggunakan Optical dan laser yang memungkinkan performanya semakin baik. Mouse optical dirasa cukup baik. Namun bagi yang memiliki kebutuhan akan mouse dengan tingkat presisi yang tinggi maka sebaiknya memilih mouse wireless dengan pinpointing yang berakurasi tinggi juga. Untuk kebutuhan tersebut maka mouse Laser adalah pilihan utama. Mouse Laser memiliki respon time yang lebih baik dari mouse optical.

5.     Jedah antara gerakan mouse dan pointer pada monitor


Teknologi wireless serta laser membuat jeda antara gerakan mouse dan pointer pada monitor sangat kecil. Bagi pengguna dengan kebutuhan yang biasa-biasa, jeda tersebut sama sekali tidak terasa. Bagi pengguna seperti para design grafis dan gamers, saat awal mungkin sedikit terasa aneh namun setelah beberapa saat mencoba maka semuanya akan terasa normal-normal saja.

6.     Software Driver

Mouse tanpa kabel mungkin sedikit memiliki kekurangan yaitu harus menginstall driver terlebih dahulu sebelum digunakan. Meski saat ini beberapa vendor mouse wireless telah memproduksi mouse tanpa harus menginstall driver-nya namun lebih direkomendasikan untuk tetap meng-install driver terlebih dahulu.

7.     Extra Power


Mouse wireless membutuhkan extra tenaga listrik sehingga si penggunanya harus menyiapkan baterei pada mouse. Ukuran baterei AA dirasa cukup membuat mouse tarasa agak berat dibandingkan dengan mouse biasa yang masih menggunakan kabel. Namun jangan khawatir mouse wireless cukup hemat energy sehingga penggantian batereinya dilakukan setelah melewati masa pemakaian yang cukup lama.

8.     Harga

Untuk harganya sendiri sangat bervariasi, mulai dari 100 ribu sampai lebih dari 1 juta rupiah. Yang menjadi bahan pertimbangan adalah bentuk, desain, teknologi yang digunakan, optical, data tahan, dan baterai yang digunakan. Biasanya desain memiliki peran yang sangat penting bagi penggunanya, selain memanjakan mata desain juga mempengaruhi kenyamanan si pengguna, ini yang menjadi salah satu faktor mahalnya harga mouse wireless. Namun semua bisa terbayarkan dengan kinerja dari perangkat mouse tersebut.

Itulah 8 fakta menarik seputar mouse wireless. Jangan sampai kita tertinggal oleh teknologi yang semakin modern ini. Semoga bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mouse komputer Pengertian, jenis, dan penggunaan"

Post a Comment